VISIT MY FLICKR

FEETHREE. Get yours at bighugelabs.com/flickr

Sabtu, 5 Januari 2008

10 Amal Jariyah

Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak Soleh yang berdoa kepadanya.'' (HR Muslim).

Hadis di atas menjelaskan amal perbuatan seorang Muslim akan terputus ketika ia meninggal dunia, sehingga ia tidak bisa lagi mendapatkan pahala.

Namun, ada tiga perkara yang pahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal dunia, iaitu sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang soleh.

Dalam riwayat Ibn Majah, Rasulullah SAW menambahkan tiga amal di atas, Rasulullah SAW bersabda, ''Sesungguhnya amal dan kebaikan yang terus mengiringi seseorang ketika meninggal dunia adalah ilmu yang bermanfaat, anak yang dididik agar menjadi orang soleh, mewakafkan Al-quran, membangun masjid, membangun tempat penginapan bagi para musafir, membuat irigasi, dan bersedekah.' ' (HR Ibn Majah).

Menurut Imam al-Suyuti (911 H), bila semua hadis mengenai amal yangpahalanya terus mengalir walau pelakunya sudah meninggal duniadikumpulkan, semuanya berjumlah 10 amal.:

Iaitu ilmu yang bermanfaat, doa anak shaleh, sedekah jariyah (wakaf), menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan, mewakafkan buku, kitab atau Al-quran, berjuang dan membela Tanah Air, membuat sumur, membuat irigasi, membangun tempat penginapan bagi para musafir, membangun tempat ibadah dan belajar.

Kesepuluh hal di atas menjadi amal yang pahalanya terus mengalir, Kerama orang yang masih hidup akan terus mengambil manfaat dari ke-10.

Manfaat yang dirasakan orang yang masih hidup inilahyang menyebabkannya terus mendapatkan pahala walau ia sudah meninggal unia.

Dari pemaparan di atas, sudah seharusnya kita berusaha mengamalkan 10hal tersebut atau paling tidak mengamalkan salah satunya, agar kita mendapatkan tambahan pahala di akhirat kelak, sehingga timbangan amal kebaikan kita lebih berat dari pada timbangan amal buruk.

Allah SWT berfirman, ''Timbangan pada hari itu ialah kebenaran (keadilan), maka barang siapa berat timbangan kebaikannya, mereka itulah orang-orang yang beruntung.'' (QS al-A'raf [7]: 8).

(Asep Sulhadi , Republika, Hikmah)

LIFE

Feed The Fish