Jumaat, 26 September 2008
Salam Aidil Fitri
Selasa, 23 September 2008
Cara Rasulullah Menanti Lailatul Qadar
(Riwayat Muslim)
Isnin, 22 September 2008
Wanita yang Suka Menangis
Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?"
"Kerana aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.
"Aku tidak mengerti", kata anak itu.
Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan pernah mengerti"
Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"
Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis.
Akhirnya dari Tuhannya dia mengetahui...
"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan"
"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya"
"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh"
"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya"
"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya"
"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu"
“Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dititiskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan bilapun ia perlukan."
Kau tahu:
" Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya. Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, kerana itulah pintu hatinya tempat dimana cinta itu ada."
Khamis, 18 September 2008
Mencari Lailatul Qadar
(Muttafaq 'alaih)
Daripada Aisyah r.a., bahawasanya Rasulullah s.a.w. bersabda:
"Carilah lailatul-qadri itu dalam malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan"
(Riwayat Bukhari)
Daripada Ibnu Umar r.a., bahawasanya beberapa orang lelaki dari para sahabat Nabi s.a.w. diberitahu dalam impian mengenai tibanya lailatul-qadri iaitu dalam tujuh yang terakhir (yang dimaksudkan ialah antara malam ke 22 sampai malam ke 28). Rasulullah s.a.w. lalu bersabda: "Saya melihat impian-impianmu semua itu sesuai iaitu pada tujuh yang terakhir. Maka barangsiapa hendak mencari lailatul-qadri itu, hendaklah mencari-nya pada tujuh yang terakhir itu juga."
(Muttafaq 'alaih)
Isnin, 15 September 2008
Tiga Golongan Yang Tidak Ditolak Doanya
(Riwayat Ahmad, Ibnu Majah dan Tirmizi. Menurut Tirmizi, bertaraf hassan. Menurut As-Suyuthi, bertaraf hassan. Menurut Al-Albani bertaraf daif)
Rabu, 10 September 2008
TRIP TO PANGKOR III
Kedudukan Ramadhan dan Solat Malam
"Seutama-utama puasa bulan Ramadhan ialah bulan Allah yang dimuliakan - yakni berpuasa dalam bulan Muharram, sedang seutama-utamanya solat sesudah solat fardhu ialah solat di waktu malam."
(Riwayat Muslim)